BUTON UTARA – Sibernesia.id
Harapan keluarga untuk menemukan Ayudin alias Piiku (42), nelayan asal Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, terus diperjuangkan.
Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR gabungan kembali menyisir perairan Torombia untuk mencari korban yang diduga terjatuh dari longboat saat melaut.
Selasa (6/10/2026) pagi, pencarian kembali dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Tim SAR membagi pencarian menjadi dua tim dengan cakupan wilayah yang cukup luas.
Tim pertama menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menyisir area seluas 10,3 mil laut persegi. Sementara tim kedua menggunakan tiga longboat untuk menyisir tiga sektor pencarian dengan luas masing-masing 3,63 NM², 3,15 NM² dan 6,15 NM².
Cuaca yang relatif cerah dengan angin 6,8 km/jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang 0,5 hingga 1 meter menjadi kondisi yang mendukung proses pencarian.
Ayudin diketahui berangkat melaut pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita untuk mencari gurita di sekitar perairan Desa Torombia. Namun, hingga kini korban belum kembali.
Pihak keluarga dan masyarakat sebelumnya telah melakukan pencarian secara mandiri dan menemukan longboat yang digunakan korban. Temuan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam upaya pencarian korban.
Operasi SAR melibatkan KPP Kendari, BPBD Buton Utara, Pos Polair Buton Utara, Kodim 1429 Buton Utara, aparat Kecamatan Kulisusu, pemerintah Desa Torombia, Babinsa, Bhabinkamtibmas, masyarakat serta keluarga korban.
Pencarian akan terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai sarana SAR dan memperluas penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga perkembangan selanjutnya disampaikan oleh Basarnas Kendari.
Laporan: Redaksi.


