Internasional

Dua Polwan Polda Sultra Terpilih Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Dwi Nurrohmah Raih Predikat Lulusan Terbaik

Redaksi Diterbitkan 08:56 2 menit membaca
Ukuran Teks:

KENDARI – Sibernesia.id

Dua Polisi Wanita (Polwan) asal Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H.

Mereka terpilih menjadi bagian dari personel yang akan menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.

Sibernesia Logo

Keduanya akan bergabung dalam kontingen Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA, misi PBB di Republik Afrika Tengah.

Penugasan tersebut menjadi kebanggaan bagi Polda Sultra sekaligus membawa nama Sulawesi Tenggara dalam misi internasional.

Prestasi tersebut semakin istimewa bagi Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib. Dalam rangkaian seleksi yang berlangsung secara berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat, ia berhasil meraih predikat Polwan lulusan terbaik.

Predikat tersebut diraih setelah menjalani proses seleksi dan latihan yang berlangsung cukup panjang, termasuk Latihan Pra Tugas (Latpragas) selama kurang lebih enam bulan.

Dwi mengungkapkan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras, latihan, doa serta dukungan keluarga, terutama suami dan kedua orang tuanya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Wakapolda atas dukungannya sehingga kami bisa mengharumkan nama Sulawesi Tenggara, khususnya Polda Sultra,” ungkap Brigpol Dwi Nurrohmah, anggota Polri angkatan 439.

Pada seleksi tahun ini, sebanyak sembilan personel Polda Sulawesi Tenggara berhasil terpilih untuk bergabung dalam kontingen FPU 8 MINUSCA.

Mereka terdiri atas tujuh polisi laki-laki dan dua polisi wanita. Dua Polwan tersebut yakni Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib dan Briptu Azalya.

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., mengungkapkan para personel akan menjalankan tugas di Afrika Tengah, khususnya di Bangui, yang menjadi salah satu wilayah penugasan misi PBB.

Prosesi pembaretan bagi personel yang terpilih sebelumnya digelar di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (11/9/2026).

Para personel diperkirakan akan menjalankan tugas selama 12 hingga 14 bulan dalam misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

Keikutsertaan dua Polwan asal Sultra tersebut menunjukkan bahwa personel Polri dari daerah juga memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam tugas internasional.

Dari Sulawesi Tenggara, keduanya kini membawa amanah pengabdian yang lebih luas, menjalankan tugas dalam misi perdamaian dan kemanusiaan di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Laporan: Redaksi.

Tinggalkan komentar